<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PAK GALIH</title>
	<atom:link href="http://pakgalih.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pakgalih.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2009 10:26:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pakgalih.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/14ae179b1daa1d19e82fbcd363fd84af?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>PAK GALIH</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pakgalih.wordpress.com/osd.xml" title="PAK GALIH" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pakgalih.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>HASIL PEMILU 2009</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/11/hasil-pemilu-2009/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/11/hasil-pemilu-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 02:31:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah link pemilu 2009 : 1.  pemilu.detiknews.com/quickcount 2.  pemilu.detiknews.com/jumlahsuara 3.  tvone.co.id/pemilu2009/quickcount 4.  politik.vivanews.com/pemilu/tabulasi 5.  politik.vivanews.com/quickcount/detail/lp3es 6.  pemilu.okezone.com/kpu 7.  pemilu.okezone.com/lp3es 8.  metrotvnews.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=80&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-80"></span><br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-81" title="pemilu" src="http://pakgalih.files.wordpress.com/2009/04/pemilu.jpeg" alt="pemilu" width="154" height="126" /></p>
<p>Berikut adalah link pemilu 2009 :</p>
<p>1.  <a href="http://pemilu.detiknews.com/quickcount" target="_blank">pemilu.detiknews.com/quickcount<br />
</a> 2.  <a href="http://pemilu.detiknews.com/jumlahsuara" target="_blank">pemilu.detiknews.com/jumlahsuara</a><br />
3. <a href="http://www.tvone.co.id/pemilu2009/quickcount" target="_blank"> tvone.co.id/pemilu2009/quickcount</a><br />
4.  <a href="http://politik.vivanews.com/pemilu/tabulasi" target="_blank">politik.vivanews.com/pemilu/tabulasi</a><br />
5.  <a href="http://pemilu.okezone.com/kpu" target="_blank">politik.vivanews.com/quickcount/detail/lp3es</a><br />
6.  <a href="http://pemilu.okezone.com/kpu" target="_blank">pemilu.okezone.com/kpu</a><br />
7.  <a href="http://pemilu.okezone.com/lp3es" target="_blank">pemilu.okezone.com/lp3es</a><br />
8.  <a href="http://www.metrotvnews.com/" target="_blank">metrotvnews.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=80&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/11/hasil-pemilu-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pakgalih.files.wordpress.com/2009/04/pemilu.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">pemilu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rakyat unjuk Suara</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/11/rakyat-unjuk-suara/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/11/rakyat-unjuk-suara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 02:06:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya Pemilu sebagai Pesta Demokrasi, adalah momen di dalam pergantian era pemerintahan. akan tetapi, sayangnya sistem demokrasi menjadi kebebeasan itu sendiri hanya dimiliki oleh penguasa. Penguasa dan pengusaha telah “memperkosa” pemilu untuk kepentingan kekuasaan dan kekayaan.  Apapun pemilunya, rakyat miskin hanya jadi korban pesta sesaat dengan jani-janji dan sedikit “cipratan” uang. tetapi, setalah itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=71&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-71"></span><br />
Pada dasarnya Pemilu sebagai Pesta Demokrasi, adalah momen di dalam pergantian era pemerintahan. akan tetapi, sayangnya sistem demokrasi menjadi kebebeasan itu sendiri hanya dimiliki oleh penguasa. Penguasa dan pengusaha telah “<strong>memperkosa</strong>” pemilu untuk kepentingan kekuasaan dan kekayaan.  Apapun pemilunya, rakyat miskin hanya jadi korban pesta sesaat dengan jani-janji dan sedikit “cipratan” <strong>uang</strong>. tetapi, setalah itu mereka akan berkuasa dengan melupakan rakyatnya demi kepentngan kelompok kecil partainya saja. memilih di dalam pemilu adalah hak bukan kewajiban. jadi, tidak benar mewajibkan rakyat harus ikut pemilu! www.pakgalih.wordpress.com– baik Pemilu Legislatif maupun Pilpres, sudah diambang mata. Partai-partai politik yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat pun telah mulai berkampanye. Media massa, baik teve, cetak, maupun radio, berlomba-lomba memeritakan tingkah-polah partai-partai politik itu, termasuk tokoh-tokohnya, dan juga perselisihan yangterjadi di antara mereka.  Ajang demokrasi lima tahunan, selain pilkadal tentunya, memang mengharu-biru setiap perjalanan bangsa ini. Yang tadinya kawan bisa menjadi lawan, dan yang tadinya lawan pun bisa tetap menjadi musuh. Semua hal menjadi mungkin. Bahkan yang jelas-jelas berideologi al-haq pun ikhlas dan halal saja bergandeng tangan dengan barisan al-bathil demi meraih kursi kekuasaan. Segala cara ditempuh demi berkuasa. Alasan yang lazim dikemukakan adalah, jika sudah berkuasa maka yang bathil akan pelan-pelan diubah menjadi al-haq. Namun pada kenyataannya, sangat sulit mengubah kebathilan yang sudah karatan puluhan tahun. Salah-salah yang terjadi adalah ke balikannya.  Jika media-media lain mengutip tokoh-tokoh <strong>masyarakat, parpol, pejabat negara</strong>, dan lainnya, maka penulis  ingin mengambil sisi lain yang tak kalah penting, bahkan sangat penting karena mereka inilah sesungguhnya stake holder negara dan bangsa ini, yakni suara rakyat bawah.</p>
<p>Bagaimana pandangan mereka soal Pemilu dan Pilpres 2009 mendatang? Inilah komentar mereka yang sama sekali tidak ada motif politis apa pun:</p>
<p><strong>“Pemilu cuma buang-buang duit saja. Indonesia sudah berkali-kali pemilu, tapi kondisi rakyat tidak juga membaik. Rakyat makin susah, Sedangkan para pejabat di atas sana makin mewah hidupnya. Jika demikian buat apa pemilu? Kemarin-kemarin saya dan keluarga masih memilih, tapi untuk tahun depan kayaknya rakyat harus kian kritis dan pandai. Harus bertanya pada diri sendiri, bermanfaatkah ikut pemilu bagi dia dan keluarganya?” (Muhammad Ichsan, buruh pabrik di Cileungsi, Jawa Barat) </strong></p>
<p><strong>“Buat apa sih Pemilu? Dari dulu sampai sekarang nasib kita ya begini-begini saja. Tidak berubah. Tapi ya kalau nanti kampanye ada yang ngasih duit sama kita-kita, ya kita terima saja. Lumayan, zaman kan lagi susah. Tapi kalau untuk nyoblos, he he he, nanti saja deh. Mendingan tidur di rumah.” (Adjie, buruh pabrik di Cileungsi, Jawa Barat)  “Kata bapak-bapak yang di sana, pemilu itu kan bermanfaat bagi kehidupan berdemokrasi. Itu yang saya dengar. Tapi saya juga bingung, kok nasib rakyat kecil kayak kita-kita ini nggak juga membaik yah?” (Supartini, kasir swalayan kecil di Bantargebang) </strong></p>
<p><strong>“Kampanye itu enak, rame. Kita sering ikut, ada uangnya lagi. Lumayanlah. Tapi kalo untuk nyoblos, ya kita sih ikut aja. Mana yang terbaik menurut kitalah. Kalo gak nyoblos juga gak apa-apa. Itu kan hak, bukan kewajiban. Jadi terserah kita.” (Rachmat Murtadho, tukang ojek di Bojongkulur, Bogor)  “Pemilu..? Waduh, saya gak mikirin itu. Gak sempet. Untuk mikiran bisa makan besok, bayar uang sekolah anak saja sudah pusing tujuh keliling. Saya kan orang susah. Pemilu itu kan urusan orang-orang gede. Saya sih berharap rakyat bisa tambah baik kehidupannya, tidak seperti sekarang tambah susah…” (Warmi, ibu rumah tangga di Gunung Puteri, Bogor)  “</strong></p>
<p><strong>Kita gak usahlah cerita muluk-muluk soal pemilu. Faktanya rakyat kecil kayak kita-kita ini makin susah. Yang berubah ya orang-orang parpol itu, yang tadinya banyak yang pengangguran sekarang punya kerjaan, kalo kepilih di DPR malah hidupnya jadi kaya raya, mana pensiunan di DPR itu seumur hidup lagi. Ini kan gak adil. Kerja cuma lima tahun, gak punya prestasi, tapi dapet pensiun gede seumur hidup. Saya yang sudah puluhan tahun mengabdi jadi guru, kalo nanti pensiun dapat pensiunannya kecil banget. Ini benar-benar gak adil. Saya malas ikut pemilu. Percuma!” (Sodikin, PNS guru sekolah dasar di Pondok Gede).  “Pemilu itu sangat bermanfaat. Bisa untuk mengubah nasib. Makanya sekarang banyak orang bikin partai, ini bisnis baru yang sangat menjanjikan. Jika berkuasa, atau mampu mendudukkan wakilnya di DPR, ya yang pertama harus dilakukan adalah balikin modal. Yang ikut pilkada juga begitu. Emang semuanya gratis? Kita sebagai rakyat harus kritislah, jangan mau dibohongi lagi. Itu saja.” (Muhammad Endang, tukang koran di Jatibening, Bekasi )  “</strong></p>
<p><strong>Hari gini masih mikirin pemilu? Malas ah….” (Susiyanti, lulusan SMA yang mengaku sedang bingung, Pasar Rebo).  Nah, itulah suara rakyat kecil yang didapat. Bagaimana dengan kita? Terserah, karena ikut pemilu itu hak, bukan kewajiban</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=71&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/11/rakyat-unjuk-suara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mudah Dikenal Search Engine</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/08/mudah-dikenal-search-engine/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/08/mudah-dikenal-search-engine/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 00:52:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai cara dilakukan Agar dapat dibaca oleh search engine, paling tidak ada 2 cara yang paling ampuh untuk mendatangkan pembaca, yaitu memberitahu langsung alamat web kita dan yang kedua ,orang lain tahu dari bantuan Search Engine. Search Engine itu sendiri mempunyai peranan yang sangat penting dalam hal promosi website/Blog kita. Berkut ini akan dijelaskan bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=58&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Berbagai cara dilakukan Agar dapat dibaca oleh search engine, paling tidak ada 2 cara yang paling ampuh untuk mendatangkan pembaca, yaitu memberitahu langsung alamat web kita dan yang kedua ,orang lain tahu dari bantuan Search Engine.</p>
<p align="justify">Search Engine itu sendiri mempunyai peranan yang sangat penting dalam hal promosi website/Blog kita. Berkut ini akan dijelaskan bagaimana agar web lebih dikenal Search Engine ( SE ) antara lain :</p>
<ul>
<li><strong>Tema yang jelas</strong> : Tentukan/pastikan Web/Blog anda mempunyai tema yang jelas, gunakan judul yang unik tapi dengan kata-kata populer</li>
<li><strong>Konten yang menarik</strong> : Konten memegang peranan yang sangat penting, buatlah kontent yang menarik dan sering cari dalam SE,contoh SEO,Uang,Tutorials,dll</li>
<li><strong>Lebih banyak terjaring ( Crawl )</strong> : Semakin banyak yang kejaring dari isi blog kita maka semakin dikenal dan populer juga Blog kita oleh SE. Untuk itu perbanyak artikel/tulisan dalam blog/web.</li>
<li><strong>Konsisten</strong> :  Konsisten dalam hal update dan sesuai dengan tema</li>
<li><strong>Submit Ke Directory</strong> : Perbanyak kirim ke <a href="http://www.greatlistdirectory.com/" target="_blank">web directory</a> dan <a href="http://www.e-howdowedo.com/" target="_blank">link directory </a></li>
<li><strong>SEO Tools </strong>: Gunakan <a href="http://www.hariesdesign.com/" target="_blank">seo tools</a> untuk membuat METATAG,Robot.txt,Keyword popularity</li>
<li><strong>Tambahkan Peta Situs</strong> : ini merupakan hal penting dimana agar si pengunjung tidak dibingungkan denga isi web/blog</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=58&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/08/mudah-dikenal-search-engine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Organisasi Profesi Guru</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/organisasi-profesi-guru/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/organisasi-profesi-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 10:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[A. BERBAGAI ORGANISASI PROFESI GURU/KEPENDIDIKAN Didalam perkembangannya organisasi guru teah banyak mengalami diferensinya dan di versifikasi. Sebagaiaman telah dinyatakan dalam UU No. 20 tahun 2003 Pasal 1 ayat (6) bahwa “ Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususnya seta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=49&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:54009732; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1895399958 -1843907560 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:234974946; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-418766606 -1843907560 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l2 	{mso-list-id:596907369; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1104545942 -1843907560 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3 	{mso-list-id:1606573237; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1553896870 -357108680 1427244950 -2051668004 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-tab-stop:43.5pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:43.5pt; 	text-indent:-25.5pt;} @list l3:level2 	{mso-level-number-format:alpha-upper; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3:level3 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:137.25pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:137.25pt; 	text-indent:-38.25pt;} @list l4 	{mso-list-id:2032994534; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-48985678 -1746385888 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l4:level1 	{mso-level-tab-stop:40.5pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:40.5pt; 	text-indent:-22.5pt;} @list l5 	{mso-list-id:2062973264; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-2064383990 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l5:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l6 	{mso-list-id:2074036711; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:572563852 -1843907560 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l6:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>A.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>BERBAGAI ORGANISASI PROFESI GURU/KEPENDIDIKAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Didalam perkembangannya organisasi guru teah banyak mengalami diferensinya dan di versifikasi. Sebagaiaman telah dinyatakan dalam UU No. 20 tahun 2003 Pasal 1 ayat (6) bahwa “ Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususnya seta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan”. Akan<span> </span>tetapi yang<span> </span>perlu di ingat bahwasannya setiap organisasi kependidikan guru/kependidikan dapatnya memberi manfaat bagi anggotanya, baik melindungi anggotanya dan melindungi masyarakat.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>B.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>MAFAAT ORGANISASI<span> </span>PROFESI BAGI GURU</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Suatu profesi muncl berawal dari adanya <em>public trust</em> kepercayaan masyarakat (Bigs dan Blocher, 1986: 7). Kepercayaan masyarakat yang menjadi penopang suatu profesi didasari oleh ketiga perangkat keyakinan.</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Kepercayaan terjadi dengan adanya suatu persepsi      tentang kompetensi.</li>
<li class="MsoNormal">Adanya persepsi masyarakat bahwa kelompok-kelompok      profeional mengatur dirinya dan lebih lanjut diatur oleh masyarakat      berdasarkan minat dan kepentingan masyarakat .</li>
<li class="MsoNormal">Persepsi yang melahirkan kepercayaan masyarakat itu      ialah anggota-anggota suatu profesi miliki motivasi untuk memberikan layanan      kepada orang-orang dengan siapa mereka bekerja.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Konsepsi profesi, seperti diatas merupakan refleksi nurani pihak professional yang pernyataannya tersurat dan tersirat dalam standart difikasi, yang selanjutnya disebut kode etik. Bahwasannya hakikat profesi adalah suatu pernyataan atau suatu janji yang terbuka. Oleh karena itu, seorang profeional yang melanggat standart etis profesinya akan berhadapan dengan sanksi tertentu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Ciri-ciri Profesi</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Menurut Erick Hoyle (1969 : 80-85) mengemukakan enam cirri profesi, yakni :</p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><em>a profession perform on essential social service</em> (suatu profesi menunjukan suatu pelayanan sosial)</li>
<li class="MsoNormal"><em>a profession is founded upon a systematic body      of academicof knowledge </em>(suatu profesi didasari oelh tubuh keilmuan      yang sistematis)</li>
<li class="MsoNormal"><em><span> </span>a      profession requires a lengthy period of<span> </span>academic and praticel training </em>(suatu profesi memerlukan suatu      pendidikan dan latihan dalam periode waktu cukup lama)</li>
<li class="MsoNormal"><em>a profession has a light degree of autonomy </em>(suatu      profesi memiliki otonomi yang tinggi)</li>
<li class="MsoNormal"><em>a profession has<span> </span>a code of ethies </em>(suatu profesi memiliki kode etik)</li>
<li class="MsoNormal"><em>a profession generate in service growth </em>(suatu      profesi berkembang dalam proses pemberian layanan)</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Organisasi Profesi Pendidikan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Seberapa banyak cirri-ciri suatu profesi sudah ada dalam pekerjaan sebagai pendidik/guru. Perlu diketahui bahwa pekerjaan itu menuntut keterampilan tertentu yang dipersiapkan melalui proses pendidikan dan latihan yang relatif lama.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>C.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>FUNGSI ORGANISASI PROFESI KEPENDIDIKAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Organisasi kependidikan<span> </span>selain sebagai cirri suatu profesi kependidikan, sekaligus juga memiliki fungsi sebagai pemersatu seluruh anggota dalam kiprahnya menjalankan tugasnya, dan memiliki fungsi peningkatan kemampuan professional,<span> </span>kedua fungsi tersebut dapat dipaparkan sebagai berikut :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Fungsi pemersatu</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Kdorongan yag menggerakkan pada professional<span> </span>untuk membentuk suatu organisasi keprofessian. Secara intrinstik, para professional terdorong oleh keinginanya mendapatkan kehidupan yang layak, sesuai dengan profesi yang diembannya. Kedua motif tersebut sekaligus merupakan tantangan bagi pengembangan suatu profesi yang secara teoritas sangat sulit dihadapi dan diselesaikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Fungsi Peningkatan Kemampuan Profesional</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Fungsi ini telah tertuang dalam PP No. 38 tahun 1992, pasal 61 yang berbunyi ; “ Tenaga kependidikan dapat membentuk ikatan profesi sebagai wadah untuk peningkatkan dan mengembangkan karier, kemampuan, kewenangan professional, martabat, dan kesejahteraan tenaga kependidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Menurut Johnson (Abin Syamsuddin, 1999 :72), kompetensi kependidikan dibangun oleh enam perangkat kompetensi berikut ini :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-38.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Performance component</em>, yaitu unsur kemampuan penampilankinerja yang sesuai dengan profesi kependidikan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-38.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Subject component</em>, yaitu unsur kemampuan penguasaan bahan/substansi pengetahuan yang relevan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-38.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Profesional component</em>, yaitu unsur kemampuan penguasaan subtansi pengetahuan dan ketarampilan teknis profesi kependidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-38.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Process component</em>, yaitu unsur kemampuan penguasaan proses-proses mental mencakup berpikir logis dalam pemecahan masalah.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-38.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>e.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Adjustment component</em>, yaitu unsur kemampuan penyerasian dan penyesuaian diri berdasarkan karakteristik pribadi pendidik.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-38.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>f.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Attitudes compone</em>nt, yaitu unsur komponen sikap, nilai, kepribadian pendidik/guru.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>D.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>TUJUAN ORGANISASI PROFESI KEPENDIDIKAN </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Menurut visinya secara umum ialah terwujudnya tenaga kependidikan yang professional</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Meningkatkan dan mengembangkan karier anggota, hal      itu merupakan upaya organisasi dalam bidang mengembangkan karir anggota      sesuai bidang pekerjannya.</li>
<li class="MsoNormal">Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan anggota,      merupakan upaya terwujudnya kompetensi kependidikan yang handal pada diri      tenaga kependidikan</li>
<li class="MsoNormal">Meningkatkan dan mengembangkan kewenangan      profeional anggota merupakan upaya para professional untuk menempatkan      anggota suatu profesi sesuai kemampuan.</li>
<li class="MsoNormal">Meningkatkan dan mengembangkan martabat anggota,      merupakan upaya organisasi profesi kependidikan agar anggotanya terhindar      dari perlakuan tidak manusiawi.</li>
<li class="MsoNormal">Meningkatkan dan mengembangkan kesejahteraan      merupakan upaya organisasi profesi kependidikan untuk meningkatkan      kesejahteraan lahir batin anggotanya.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>E.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>RAGAM BENTUK PARTISIPASU GURU</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Bentuk partisipasi anggota profesi tidak sebatas terdaftar menjadi anggota dengan memberikan sejumlah iuran rutin, namun lebih dalam bentuk nyata yang bersifat professional. Beberapa bentuk partisipasi dalam organisasi profesi guru bias berupa :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Aktif mengomunikasikan berbagai pikiran dan pengalaman yang mengarah kepada pembaharuan dan perbaikan mutu pendidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->secara aktif melakukan evaluasi diri, baik secara perorangan mapun kelompok dalam hal praktek professional dengan mengacu kepada standart profesi yang telah ditetapkan oleh organisasi</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Bentuk partisipasi mewujudkan perilaku dan sikap professional dalam kehidupan dan lingkungan kerja guru.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=49&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/organisasi-profesi-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Dalam Tugas dan Berbagai Bentuknya</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/refleksi-dalam-tugas-dan-berbagai-bentuknya/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/refleksi-dalam-tugas-dan-berbagai-bentuknya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 10:29:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[A. PENGERTIAN REFLECTION DALAM TUGAS Telah diketahui bahwa Tujuan Utuh Pendidikan (TUP) itu merupakan rujukan segenap upaya pengembangan manusia seutuhnya dan model rumusan TUP tentang manusia seutuhnya itu dapat bervariasi. Rumusan TUP telah tertuang dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang system Pendidikan Nasional pasal 3 yang berbunyi : “ Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=47&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>A.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>PENGERTIAN REFLECTION DALAM TUGAS</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Telah diketahui bahwa Tujuan Utuh Pendidikan (TUP) itu merupakan rujukan segenap upaya pengembangan manusia seutuhnya dan model rumusan TUP tentang manusia seutuhnya itu dapat bervariasi. Rumusan TUP telah tertuang dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang system Pendidikan Nasional pasal 3 yang berbunyi :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">“ Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Pada tingkat sruktural tindakan yang seyogyanya antara lain :</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Digariskan dan ditetapkan kriteria standart minimal      bobot muatan isi kurikulum berikut proporsi antar komponennya, serta      rambu-rambu prosedur pengembangannya yang menjamin keterpaduan konstribusi      relative dari keseluruhan perangkat perangkat komponen tersebut secara      sinergis dan sitematik</li>
<li class="MsoNormal">Digarikan dan ditetapkan kriteria standart minimal      penilaian keberhasilan system pembelajaran/pendidikan secara menyeluruh</li>
<li class="MsoNormal">Digariskan dan ditetapkan kriteria standart minimal      penilaian kelayakan kuantitatif dan kualitatif bahan sumber pembelajaran.</li>
<li class="MsoNormal">Digariskan dan ditetapkan kriteria standart minimal      penilaian kecocokan dan kepantasan (<em>fit and proper</em>) kualifikasi      guru/tenaga kependidikan</li>
<li class="MsoNormal">Digariskan dan ditetapkan kriteria standart minimal      penilaian kelayakan prasarana/sarana pendukung (<em>support systems</em>)      lainnya sesuai dengan tuntutan TUP sebagai jaminan mutu.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Pada tingkat institusional (kelembagan satuan atau gugus satuan pendidikan sesuai dengan jalur, jenjang dna jenisnya0 tindakan-tindakan yang seyogyanya dilakukan antara lain :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:43.5pt;text-align:justify;text-indent:-25.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dikembangkan dan ditetapkan GBPP perangkat kurikulum lengkap setiap satuan pendidikan yang isi muatan dan profesinya mengindahkan kriteria standaet secara nasional.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:43.5pt;text-align:justify;text-indent:-25.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dikembangkan dan ditetapkan criteria acuan standat penilaian berikut perangkat instrument evaluasinya yang juga memadai sesuai dengan standart kelayakan / validasi dan rehabilitasnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:43.5pt;text-align:justify;text-indent:-25.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dipilh atau dikembangkan serta ditetapkan perangkat sumber bahan ajar serta disediakan secara memadai sesuai dengan tuntuan TUP pada setiap satuan pendidikan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:43.5pt;text-align:justify;text-indent:-25.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dipilih, ditempatkan, ditugaskan, disediakan dan dikembangkan tenaga guru secara memadai pada setiap satuan pendidikan dengan mengindahkan criteria standart kualifikasi professional dengan kecocokan dan kepantasannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:43.5pt;text-align:justify;text-indent:-25.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dipilih, dikembangkan, dibangun, disediakan secara memadai sumber daya pendukung system pembelajaran pada setiap satuan pendidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Didalam melaksanakan tindakan-tindakan tersebut di atas, pemegang otoritas pengelolaan satuan-satuan pendidikan seyognyanya bekerja sama dan memberdayakan segenap potensi yang terdapat pada semua pihak.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>B.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>BERBAGAI BENTUK REFLEKSI PROFESIONAL</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Orang bijak mengatakan “ pengalaman itu merupakan guru yang utama”. Bahwasannya Mochtar Buchori (1994) menekankan betapa pentingnya kemampuan refleksi pofesional itu dimiliki oleh pengemban tugas kependidikan, khususnya para guru.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Urgensi refleksi professional itu bagi bidang profesi keguruan lebih mendasar lagi dengan memperhatikan pertimbangan berikut :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36.75pt;text-align:justify;text-indent:-18.75pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->universal telah diakui bahwa bidang<span> </span>pekerjaan kependidikan itu sebagai suatu profesi, namun posisinya masih belum sepenunya. Perkembangan IPTeK sangat mempengaruhi bidang profesi kependidikan dan keguruan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36.75pt;text-align:justify;text-indent:-18.75pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Seirama dengan kemajuan dan sebagai dampak pesatnya laju perkembangan IPTEK itu, maka masyarakat pun telah berubah dan berkembang lebih cepat dan dinamis.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Norman Goble (1972) itu mensarikan dengan karyanya betapa pentingnya para pengemban profesi kependidikan atau keguruan untuk selalu mengembangkan kemampuan refleksi professional. Sebagaimana telah dijelaskan dengan refleksi professional setiap pendidik atau guru akan mengenal dan memahami jati diri profesionalnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Secara umum, Fishbein dan Ajzen (1975), dijelaskan bahwa orang akan menunjukkan tiga dimensi kemungkinan kecenderungan arah sikap terhadap suatu hal yang dihadapinya. Secara teoritas dapat dinyatakan bahwa sikap itu pada hakikatnya merupakan kecenderungan untuk bertindak (menerima/melakukan, tidak menerima/ tidak melakukan, meragukan/setengah hati) atas sesuatu hal yang dihadapinya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=47&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/refleksi-dalam-tugas-dan-berbagai-bentuknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DESKRIPSI KODE ETIK KEGURUAN DALAM PELAKSANAAN TUGAS BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/deskripsi-kode-etik-keguruan-dalam-pelaksanaan-tugas-berbagai-bidang-kehidupan/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/deskripsi-kode-etik-keguruan-dalam-pelaksanaan-tugas-berbagai-bidang-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 10:26:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[A. DESKRIPSI KODE ETIK KEGURUAN Rumusan hasil kongres PGRI tahun 1989.adapun rumusannya sebagai berikut : KODE ETIK GURU INDONESIA (PGRI, 1989) Guru Indonesia menyadari bahwa pendidikan adalah bidang pengabdian kepada Tuhan YME, Bangsa dan Negara. Guru Indonesia harus memiliki jiwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 karena tanpa memiliki jiwa tesebut Guru Indonesia tidak akan bias [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=43&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>A.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>DESKRIPSI KODE ETIK KEGURUAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span>Rumusan hasil kongres PGRI tahun 1989.adapun rumusannya sebagai berikut :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>KODE ETIK GURU INDONESIA (PGRI, 1989)</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:150%;">Guru Indonesia menyadari bahwa pendidikan adalah bidang pengabdian kepada Tuhan YME, Bangsa dan Negara. Guru Indonesia harus memiliki jiwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 karena tanpa memiliki jiwa tesebut Guru Indonesia tidak akan bias tanggung jawab, Guru Indonesia Memiliki pedoman kepada dasar-dasar sebagai berikut ;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia yang seutuhnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru Memiliki dan melaksanakan kejujura professional</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru harus dapat menciptakan suasana yang dapat diterima peserta didik untuk berhasinya proses belajar mengajar</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitar supaya terjalin hubungan dan kerjasama yang baik dalam pendidikan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru secara pribadi dan bersama-sama, mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru memelihara hubungan sprofesi, semangat kekeluargaan dan kesetiakawanan sosial.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru bersama-sama meningkatkan mutu dari organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru melaksanakan segala kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode Etik Guru yang Pertama</strong> mengandung pengertian bahwa perhatian utama seorang guru adalah peserta didik. Perhatiannya semata-mata dicurahkan dengan tujuan terciptanya pembelajaran yang optimal edukatif.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode Etik Guru Kedua </strong>mengandung makna bahwa guru hanya sanggup menjalankan tugas dan profesi sesuai kemampuannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode Etik Guru Ketiga</strong> menunjukkan pentingnya seorang guru mendapatkan informasi peserta didik selengkap mungkin. Tentang kemampuan, maupun minat dan bakat karena akan berpengaruh terhadap perkembangan pola pikir dan kemajuan peserta didik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode Etik Guru Keempat</strong> mengisyaratkan pentingnya guru menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman sehingga membuat peserta didik betah akan belajar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode Etik Guru Kelima</strong> mengingat pentingnya peran serta orang tua siswa dan masyarakat sekitar, yang bertujuan untuk membangun terwujudnya dan terjalinnya<span> </span>hubungan baik antara guru dengan peserta didik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode</strong> <strong>Etik Guru Keenam</strong> Guru harus selalu meningkatkan dan mengembangkan mutu serta martabat profesinya dan ini dapat dilakukan secara pribadi ataupun kelompok.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode Etik Guru ketujuh</strong> Intinya menjalin kerja sama yang mutualisme dengan rekan seprofesi. Rasa senasib dan sepenanggungan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode Etik Guru Kedelapan</strong> “ Guru bersama-sama memlihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana dan prasarana dalam perjuangan, sehingga dalam pengurusan organisasi dengan seorang guru tidak adanya monopoli profesi. Sehingga dapat mengayomi para guru.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><strong>Kode Etik Guru kesembilan</strong> pada intinya kode etik ini di dasari oleh 2 asumsi yang sangat mengikat terciptanya guru yang professional dengan pemerintah yang ada.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>B.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>PENERAPAN KODE ETIK GURU DALAM PELAKSANAAN TUGASNYA.</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Penerapan kode etik guru dalam tugasnya begitu luas untuk dipaparkan secara keseluruhan, karena banyak masalah dan kendala yang dialami dalam melaksakan tugasnya. Akan tetapi dalam bahasny ini pemaparan akan tugas utama sebagai guru yaitu ;</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong>Multi Peran dan      Tugas Guru dalam Proses Pembelajaran</strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Tugas guru dalam profesinya bahwa guru sebagai pendidik dan sebagai pengajar. Akan tetapi dari kedua peran tersebut sehingga dapat terjadi arena pemmbelajaran yang dengan tujuan bahwa guru dapat menciptakan suasana yang dan sitasi yang dapat diterima dalam belajar.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:18pt;line-height:150%;">Guru memainkan multi peran dalam proses pembelajaran yang menyelenggarakan dengan tugas yang amat bervariasi. Jika seorang guru telah berpegang dengan ketentuan dan amat bervariasi sehingga di dapatkan guru dapat mewujudkan suasana yang belajar dan mengajar.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Guru sebagai konservator (pemelihara)</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Guru sebagai tramitor (penerus</em>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Guru sebagai transformator (penerjemah</em>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Guru sebagai perencana (planner)</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru sebagai manajer proses pembelajaran</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru Sebagai Pemandu (direktur).</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Guru sebagai organisator (penyelenggara</em>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><em><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></em><!--[endif]--><em>Guru sebagai komunikator</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Guru sebagai fasilitator</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><em>Guru sebagai motivator</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:40.5pt;text-align:justify;text-indent:-22.5pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Sebagai penilai (evaluator)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong>Penerapan      Kode Etik Guru dalam Pelaksanaan Tugasnya.</strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Pemahaman atas tugas dan peran guru dalam penyelenggaraan system pembelajaran seyogianya menjadi kerangka dalam berfikir dalam bahasa tentang penerapan Kode Etik Guru sebagaimana mestinya.Kode Etik Guru Indonesia dalam plaksanaan tugasnya sesuai dengan AD/ART PGRI 1994</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia yang berjiwa pancasila.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru dalam berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan bimbingan dan pembinaan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya untuk menunjang berhasilnya pembelajaran.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>e.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat seitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab terhadap pendidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>f.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru secara pribadi dab bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan profesinya</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>g.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru memelihara hubungan sejawat keprofesian, semangat, kekeluargaan dan kesetiakawanan social.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>h.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi<span> </span>sebagai sarana perjuangan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:38.25pt;text-align:justify;text-indent:-20.25pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>i.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Guru melaksanakan segala kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>C.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>PENERAPAN KODE ETIK GURU DALAM MASYARAKAT</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Dalam menjalankan tugas profesinya seorang guru akan berinteraksi dengan masyarakat. Keterkaitan lain antara guru dan masyarakat bahwa guru berperan sebagai pendidik yang banyak bertanggung jawab dalam (1) memelihara system nilai (2) penerus system nilai (3) penerjemah system nilai. Masyarakat dengan pendidikan dapat ditinjau dengan 3 segi yaitu ;</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Masyarakat sebagai penyelenggara pendidikan</li>
<li class="MsoNormal">Masyarakat juga iut andil dalam peran dan fungsi di      lembaga kemasyarakatan secara langsung maupun tidak.</li>
<li class="MsoNormal">Dalam masyarakat tersedia berbagai sumber belajar,      baik yang dirancang maupun dimanfaatkan.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Paparan diatas menunjukan bahwa (1) Masyarakat merupakan tempat melaksanakan tugas keprofesian seorang guru (2)<span> </span>masyarakat menjadi sumber belajar dan mendidik seorang guru (3) masyarakat sebagai konsumen dan pengguna jasa dan hasil pendidikan. Guru dan tenaga kependidikan telah dipaparkan diatas yaitu bahwa masyarakat itu merupakan pelanggan jasa pelayanan pendidikan dan pengguna hasil kependidikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Masyarakat dan Karakteristiknya</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Masyarakat selalu mencakup kelompok-kelompok orang yang berinteraksi antara sesame, saling ketergantung dan terikat oleh nilai dan norma yang dipatuhi bersama. Karakteristik masyarakat umum perlu di pahai betul karena akan keunikannya atas suku bangsa, bahasa, dan lain sebagainya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Pada umumnya ada 2 ciri umum keunikan masyarakat Indonesia yakni :</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Secara Horizontal ditandai oleh kesatuan-kesatuan      social atau komunikasi yang berbeda</li>
<li class="MsoNormal">Secara Vertikal ditandai dengan perbedaan pola      kehidupan mereka yang bermacam-macam.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Keunikan masyarakat justru perlu di pandang sebagai potensi yang sangat bermanfaat dalam menunaikan tugasnya. Perbedaan itu adalah suatu kewajaran dan sekaligus kekayaan yang berharga.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Selain itu seorang guru juga jangan gamang dalam menerapkan kode etik, karena akan dikawatirkan guru akan mengalami <em>future shock</em> ( keterkejutan masa depan), sebab di masa depan kemungkinan terjadi fenomena bahwa benda yang hari ini di anggap paling canggih besok lusa bias menjadi sudah dimuseumkan karena terimbar\s oleh penemuanbaru yang lebih canggih lagi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Gambaran masyarakat masa depan adalah ditandai dengan terjadinya proses globalisasi yang amat cepat. Untuk melukiskan kejadian semacam itu Kenichi Ohmac menulis bku yang berjudul <em>The Borderless World</em> atau <em>Dunia Tanpa Tapal Batas</em> (Dedi supriadi, 1990 : 60).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Yang perlu diperhatikan secara serius yaitu masyarakat yang membutuhkan layanan professional dalam berbagai kehidupan. Karakteristik semacam itu diwarnai oleh dua hal yaitu : Pertama, karena perkembangan<span> </span>Iptek yang semakin canggih dan daya piker masyarakat yang semakin kritis. Kedua, karena semakin terspesialisasikannya berbagai bidang pekerjaan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Penerapan Kode Etik Guru dalam Kehidupan Bermasyarakat</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Dalam pembahasan diatas yang menyebutkan karakteristik masyarakat Indonesia dan Kecenderungan dapat dijadikan kerangka berfikir dalam bahasan penerapan kode etik guru sebagaimana mestinya. Kalau guru<span> </span>dan tenaga kependidikan lainya ingin exist di masyarakat, ketika berinteraksi dengan mereka ia harus berpgang teguh pada kode etiknya. Perilaku yang ditampilkan harus mencerminkan nilai-nilai luhur kode etik itu sehingga kandungannya menjelma dalam perilakunya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Berdasar AD / ART PGRI 1998, berikut ini diuraikan penerapan kode etik guru dalam masyarakat.</p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal">Guru berbakti membimbing peserta didik untuk      membentuk manusia Indonesia      seutuhnya yang berjiwa pancasila.</li>
<li class="MsoNormal">Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran      professional</li>
<li class="MsoNormal">Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta      peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.</li>
<li class="MsoNormal">Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya      yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar.</li>
<li class="MsoNormal">Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua      murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa      tanggung jawab bersama terhadap pendidikan.</li>
<li class="MsoNormal">Guru secara pribadi dan bersama-bersama      mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.</li>
<li class="MsoNormal">Guru memelihara hubungan sprofesi, semangat      kekeluargaan dan kesetiakawanan social</li>
<li class="MsoNormal">Guru secara bersama-sama memelihara dan      meningkatkan mutu organisasi<span> </span>sebagai sarana perjuangan.</li>
<li class="MsoNormal">Guru melaksanakan segala kebijaksanaan pemerintah      dalam bidang pendidikan</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>D.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>FUNGSI KODE ETIK KEGURUAN DALAM TUGAS DAN BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Keluarga adalah kelompok masyarakat terkecil<span> </span>berupa pengelompokan primer yang terdiri atas sejumlah kecil. Pendidikan keluarga bagi anak merupakan pendidikan pertama dan utama sehingga akan sangat sulit untuk dihilangkan. Pendidikan keluarga bagi perkembangan anak oleh pemerintah telah dituangkan dalam UU No. 2 tahun 1989, Pasal 10 ayat 4 yang menyatakan bahwa pendidikan keluarga merupakan bagian dari jalur pendidikan luar sekolah yang diselenggarakan dalam keluarga.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Melihat pentingnya keluarga bagi perkembangan anak dan pentingnya keutuhan dan keharmonisan dalam keluarga. Sesungguhnya kode etik guru telah dijadikan pedoman perilaku bagi guru dimana dan dalam arena apapun dan jika seorang guru telah melaksanakan kode etik ketika ia melaksanakan pendidikan dalam keluarga ia akan terhindar dari unsure subjektivitas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">Didalam keluarga guru berperan sebagai model dengan berupaya mengejawantahkan nilai luhur kode etik perilakunya. Guru juga berperan sebagai actor pencipta suasana demokratis, ia harus banyak mengajak diskusi guna untuk mengembangkan keluarga dan masalah dalam keluarga. Jadi pada dasarnya kode etik guru dalam keluarga berperan sebagai pedoman yang mengarahkan dalam membentuk anggota kelaurga menjadi manusia yang seutuhnya. Empat peran dan fungsi kode etik guru dalam keluarga. Dan<span> </span>semua itu memiliki fungsi<span> </span>sebagai berikut :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Membentuk anggota keluarga menjadi manusia seutuhnya yang berjiwa pancasila</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Menanamkan kejujuran pada anggota keluarganya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Memupuk semangat anggota kekeluargaan dan kesetiakawanan anggota keluarga</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Mendorong partisipasinya anggota keluarga dalam mensukseskan jalannya pendidikan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=43&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/deskripsi-kode-etik-keguruan-dalam-pelaksanaan-tugas-berbagai-bidang-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian dan Fungsi Kode Etik</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/pengertian-dan-fungsi-kode-etik/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/pengertian-dan-fungsi-kode-etik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 10:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[A. PENGERTIAN KODE ETIK Kode Etik Dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Dalam kaitannya dengan profesi, bahwa kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan anggota suatu profesi. Suatu kode etik menggambarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=37&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>A.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>PENGERTIAN KODE ETIK</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:30pt;line-height:150%;">Kode Etik Dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:30pt;line-height:150%;">Dalam kaitannya dengan profesi, bahwa kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan anggota suatu profesi. Suatu kode etik menggambarkan nilai-nilai professional suatu profesi yang diterjemahkan kedalam standaart perilaku anggotanya. Nilai professional paling utama adalah keinginan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:30pt;line-height:150%;">Nilai professional dapat disebut juga dengan istilah asas etis.(Chung, 1981 mengemukakan empat asas etis, yaitu : (1).<span> </span>Menghargai harkat dan martabat (2).<span> </span>Peduli dan bertanggung jawab (3).<span> </span>Integritas dalam hubungan (4).<span> </span>Tanggung jawab terhadap masyarakat.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:30pt;line-height:150%;">Kode etik dijadikan standart aktvitas anggota profesi, kode etik tersebut sekaligus sebagai pedoman (<em>guidelines</em>). Masyarakat pun menjadikan sebagai perdoman dengan tujuan mengantisipasi terjadinya bias interaksi antara anggota profesi. Bias interaksi merupakan monopoli profesi., yaitu memanfaatkan kekuasan dan hak-hak istimewa yang melindungi kepentingan pribadi yang betentangan dengan masyarakat. Oteng/ Sutisna (1986: 364) mendefisikan<span> </span>bahwa kode etik sebagai pedoman yang memaksa perilaku etis anggota profesi.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:30pt;line-height:150%;">Konvensi nasional IPBI ke-1 mendefinisikan kode etik sebagai pola ketentuan, aturan, tata cara yang menjadi pedoman dalam menjalankan aktifitas maupun tugas suatu profesi. Bahsannya<span> </span>setiap orang harus menjalankan serta mejiwai akan Pola, Ketentuan, aturan karena pada dasarnya suatu tindakan yang tidak menggunakan kode etik <span> </span>akan berhadapan dengan sanksi.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>B.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>FUNGSI KODE ETIK</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:30pt;line-height:150%;">Pada dasarnya kode etik memiliki fungsi ganda yaitu sebagai perlindungan dan pengembangan bagi profesi. Fungsi seperti itu sama seperti apa yang dikemukakan Gibson dan Michel (1945 : 449) yang lebih mementingkan pada kode etik sebagai pedoman pelaksanaan tugas prosefional dan pedoman bagi masyarakat sebagai seorang professional.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:30pt;line-height:150%;">Biggs dan Blocher ( 1986 : 10) mengemukakan tiga fungsi kode etik yaitu : 1.<span> </span>Melindungi suatu profesi dari campur tangan pemerintah.<span> </span>(2).<span> </span>Mencegah terjadinya pertentangan internal dalam suatu profesi. (3).<span> </span>Melindungi para praktisi dari kesalahan praktik suatu profesi.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:30pt;line-height:150%;">Sutan Zahri dan Syahmiar Syahrun (1992) mengemukakan empat fungsi kode etik guru bagi guru itu sendiri, antara lain :</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Agar guru terhindar dari penyimpangan tugas yang      menjadi tanggung jawabnya.</li>
<li class="MsoNormal">Untuk mengatur hubungan guru dengan murid, teman      sekerja, masyarakat dan pemerintah.</li>
<li class="MsoNormal">Sebagai pegangan dan pedoman tingkah laku guru agar      lebih bertanggung jawab pada profesinya.</li>
<li class="MsoNormal">Penberi arah dan petunjuk yang benar kepada mereka      yang menggunakan profesinya dalam melaksanakan tugas.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:24pt;line-height:150%;">Kode etik guru sesungguhnya merupakan pedoman yang mengatur hubungan guru dengan teman kerja, murid dan wali murid, pimpinan dan masyarakat serta dengan misi tugasnya. Menurut Oteng Sutisna (1986 : 364) bahwa pentingnya kode etik guru dengan teman kerjanya difungsikan sebagai penghubung serta saling mendukung dalam bidang mensukseskan misi dalam mendidik peserta didik.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:24pt;line-height:150%;">Etika hubungan guru dengan peserta didik menuntut terciptanya hubungan berupa <em>helping relationship</em> (Brammer, 1979), yaitu hubungan yang bersifat membantu dengan mengupayakan terjadinya iklim belajar yang kondusif bagi perkembangan peserta didik. Dengan ditandai adanya perilaku empati,penerimaan dan penghargaan, kehangatan dan perhatian, keterbukaan dan ketulusan serta kejelasan ekspresi seorang guru.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:24pt;line-height:150%;">Seorang guru apabila ingin menjadi guru yang professional harusnya mendalami serta memiliki etika diatas tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:24pt;line-height:150%;">Etika Hubungan garis dengan pimpinan di sekolah menuntut adanya kepercayaan. Bahwa guru percaya kepada pimpinan dalam meberi tugas dapat dan sesuai dengan kemampuan serta guru percaya setiap apa yang telah dikerjakan mendapatkan imbalan dan sebaliknya bahwa pimpinan harus yakin bahwa tugas yang telah diberikan telah dapat untuk dilaksanakan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:24pt;line-height:150%;">Guru sangat perlu memelihara hubungan baik dengan masyarakat untuk kepentingan pendidikan. Guru juga harus menghayati apa saja yang menjadi tanggung jawab tugasnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>C.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>CONTOH PENERAPAN KODE ETIK</strong></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Kode Etik Guru</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">“ Guru memiliki kewajiban untuk membimbing anak didik seutuhnya dengan tujuan membentuk manusia pembangunan yang pancasila”. Inilah bunyi kode etik guru yang perrtama dengan istilah “bebakti membimbing” yang artinya mengabdi tanpa pamrih dan tidak pandang bulu dengan membantu (tanpa paksaan, manusiawi). Istilah seutuhnya lahir batin, secara fisik dan psikis. Jadi guru harus berupaya dalam membentuk manusia pembangunan pancasila harus seutuhnya tanpa pamrih.</p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Kode Etik Guru Pembimbing/ Konselor Sekolah</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;">“ Konselor harus menghormati harkat pribadi, integritas dan keyakinan kliennya”. Apabila kode etik itu telah diterapkan maka konselor ketika berhadapan dalam bidang apapun demi lancarnya pendidikan diharapkan memiliki kepercayaan dengan clientnya dan tidak membuat clientnya merasa terseinggung.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=37&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/07/pengertian-dan-fungsi-kode-etik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Nyata &#8220;Pahlawan Yang Terlupakan&#8221;</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/06/kisah-nyata-pahlawan-yang-terlupakan/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/06/kisah-nyata-pahlawan-yang-terlupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 07:15:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Nyata ini dikutip dari kisah seorang guru Taman Kanak-kanak, beliau bertempat tinggal di suatu desa yang beralamatkan di desa Gempol, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sungguh mengharukan, bahwa di Negara yang megah dan kaya akan potensi dan sumber daya alam ini ternyata masih ada seorang pahlawan tanpa tanda jasa masih ditinggalkan tanpa ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=33&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-33"></span></p>
<p>Kisah Nyata ini dikutip dari kisah seorang guru Taman Kanak-kanak, beliau bertempat tinggal di suatu desa yang beralamatkan di desa Gempol, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.</p>
<p>Sungguh mengharukan, bahwa di Negara yang megah dan kaya akan potensi dan sumber daya alam ini ternyata masih ada seorang pahlawan tanpa tanda jasa masih ditinggalkan tanpa ada perhatian dari Pemerintah setempat, Indonesia pada umumnya. singkat cerita beliau mengabdi sejak usia 20 tahun hingga sekarang yang usia mencapai 56 tahun, coba bayangkan pada diri anda, &#8220;sanggupkah Anda menjalani&#8221;, beliau bertekat bulat, korbankan tenaga waktu hanya untuk mendidik dan meneruskan cita-cita generasi bangsa, bahkan tanpa di gaji dan mendapatkan upah. &#8220;sungguh mulia sekali beliau ini.</p>
<p>walaupun tanpa digaji dan tanpa mendapatkan upah dari pemerintah beliau menjawab saat ditanya oleh penulis &#8220;saya tidak peduli akan sebuah padangan akan tetapi saya lebih senang dan tenang melihat anak didik saya menjadi seorang yang sukses&#8221;. begitu mulianya beliau hingga tidak butuh yang namanya uang. mungkin cerita ini simple dan pendek akan tetapi sangat berharganya kisah di atas tersebut dan mungkin ini juga bisa untuk instropeksi pada diri kita bahwasanya dalam kondisi yang sulit ini janganlah kamu memandang bahwa setiap orang bisa tersenyum&#8221; **cerita akan kami korek lagi dan akan kami publickan melalui blog ini*** sekian wassalam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=33&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/04/06/kisah-nyata-pahlawan-yang-terlupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lowongan Kerja Sidoarjo PT PARAMITHATAMA ASRIRAYA (Exp:31 Maret 2009)</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/03/22/lowongan-kerja-sidoarjo-pt-paramithatama-asriraya-exp31-maret-2009/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/03/22/lowongan-kerja-sidoarjo-pt-paramithatama-asriraya-exp31-maret-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 00:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis pada 19 Maret 2009 oleh aguspuryanto Sebuah perusahaan Percetakaan (Offset Printing &#38; Packaging) terkemuka yang berkembang pesat, membutuhkan tenaga profesional yang terampil, energik dan dinamis, sebagai: KEPALA REGU (20 Orang) KEPALA SEKSI (20 Orang) Dengan Syarat: a. Pria; D3/S1 teknik; IPK lebih kurang 2,75 b. Memiliki kemampuan bekomunikasi dengan baik c. Memiliki kemampuan dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=22&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a title="Lowongan Kerja Sidoarjo PT PARAMITHATAMA ASRIRAYA (Exp:31 Maret 2009)" rel="bookmark" href="http://surabayajobfair.wordpress.com/2009/03/19/lowongan-kerja-sidoarjo-pt-paramithatama-asriraya-exp31-maret-2009/"><br />
</a></h2>
<div class="postinfo">Ditulis pada <span class="postdate">19 Maret 2009</span> oleh aguspuryanto</div>
<p>Sebuah perusahaan Percetakaan (Offset Printing &amp; Packaging) terkemuka yang berkembang pesat, membutuhkan tenaga profesional yang terampil, energik dan dinamis, sebagai:</p>
<p><strong>KEPALA REGU (20 Orang)<br />
KEPALA SEKSI (20 Orang)</strong><br />
Dengan Syarat:<br />
a. Pria; D3/S1 teknik; IPK lebih kurang 2,75<br />
b. Memiliki kemampuan bekomunikasi dengan baik<br />
c. Memiliki kemampuan dalam memimpin<br />
d. Memiliki sikap mental yang baik<br />
e. Rapi, Rajin, Teliti, dan Jujur<br />
f. Siap mengikuti shift kerja malam<br />
g. Memiliki pengalaman memimpin minimal 1 tahun</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=22&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/03/22/lowongan-kerja-sidoarjo-pt-paramithatama-asriraya-exp31-maret-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAKE FASTER OUR INTERNET MODEM CONNECTION</title>
		<link>http://pakgalih.wordpress.com/2009/03/20/make-faster-our-internet-modem-connection/</link>
		<comments>http://pakgalih.wordpress.com/2009/03/20/make-faster-our-internet-modem-connection/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 03:07:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakgalih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakgalih.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Make faster our modem connection&#8230;.? Could we do that..!, Please, read this posthing until finish and great friend will know, how to make our modem connection more faster. Did you know that the speed of internet connection you can increase by changing a few settings in Windows. Although many are now softwares to speed up [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=7&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Make faster our modem connection&#8230;.? Could we do that..!,  Please, read this posthing until finish and great friend will know, how to make our modem connection more faster.  Did you know that the speed of internet connection you can increase by changing a few settings in Windows. Although many are now softwares to speed up internet connection I think you will not be loss to know how to speed up the &#8220;manual&#8221; as listed below:     First way:  1. From Control Panel, click the Modem icon.  2. In the Modem Properties dialog box, select the modem you want to change settings and click the Properties button  3. On the General tab, change the Maximum Speed to be 115,200.  4. Move to the Connection tab and click the Port Settings button.  5. From the Advanced Port Settings dialog, give the check on the Use FIFO buffers.Receive Buffer and then change into buffer 14 and transmits to 16. Then click OK.  6. Click the Advanced button, give check sign on the Use Flow Control.     Then select the Hardware radio button. In the Extra Settings, content with the &amp; C1 &amp;D2E1Q0V1X4% C0 S7 = 55 S11 = 55 S0 = 0.     Second way:  1. From Control Panel, click the System icon.  2. Move to the Device Manager tab.  3. On the Ports (COM &amp; LPT), select the port used by your modem and click Properties. 4. Move to the Port Settings tab.  5. In the Bits per second, with 921,600 contents.     The three ways:  1. Open the system.ini file located in C: \ Windows.  2. In the [386Enh], add the COM1Buffer = 16384. Change with the COM1 port is used by the modem.  Great friend can make exsperiment now with that trick. good luck</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pakgalih.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pakgalih.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pakgalih.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pakgalih.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pakgalih.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pakgalih.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pakgalih.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pakgalih.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pakgalih.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pakgalih.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pakgalih.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pakgalih.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pakgalih.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pakgalih.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pakgalih.wordpress.com&amp;blog=7018117&amp;post=7&amp;subd=pakgalih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakgalih.wordpress.com/2009/03/20/make-faster-our-internet-modem-connection/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4abe0c210f4eacce2fc1fdfa9613f88?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakgalih</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
